Senin, 06 Juni 2016

Mengunjungi Bank Indonesia

Kelompok Ilmu Budaya Dasar

Anggota : Ahmad Shidqi Arrizky (50415365)
                 Hery Apriansyah (53415148)
                 Moh Fikri S (54415260)
                 Resdian Ranu Wijaya (55415771)


Hello Bro And Sist, Disini aku sama temen kelompok mau cerita sedikit perjalanan aku lebih tepatnya tugas kuliah untuk hang out ke Museum yang ada di sekitar Jakarta, khususnya di Museum Bank Indonesia, kenapa kita memilih ke Museum tersebut karena dekat dari kampus kami hehehe soalnya tinggal naik kereta yang menuju ke Jakarta Kota terus tinggal jalan sedikit ke arah pintu keluar Stasiun tersebut Terus juga ke Museum tersebut masuknya murah meriah apalagi bagi yang punya Kartu Identitas Kampus dijamin dapet diskon hehehehe jadi pas lah dengan kondisi anak kosan hehehe


Pada tanggal 24 April 2016 aku dan temen kelompok aku mengunjungi kesebuah Kota Tua yang berada tidak jauh dari Stasiun Jakarta Kota. Sebenarnya jujur aja aku disini baru pertama kali seumur hidup ke tempat ini, tempatnya lumayan sih buat kumpul sama temen-temen atau keluarga atau pacar. Aku atau lebih tepatnya kita di tempat ini bukan Cuma mau kumpul-kumpul aja tpi kita juga sekalian mencari Tugas Ilmu Budaya Dasar. Kalo kalian mau ketempat ini cukup mudah kok perjalanannya, kita cukup naik kereta dari stasiun kalian berada, terus kalian beli tiket kereta yang menuju ke arah Jakarta Kota. Setelah itu kalian menuju pintu keluar yang sebelah kanan dari kereta kalian datang ke Jakarta Kota, terus kalian jalan kira-kira 5 menit, setelah itu kalian nyampe dehh di Kota Tua. Tapi pas kelompok kita kesitu tempat Prasejarah Jakarta sudah tutup jadi kita sempat berdebat mencari kemana lagi buat tugas ini. Sekitar 10 menit kita berdebat akhirnya dapat kesimpulan juga, kesimpulan itu adalah ke Museum Bank Indonesia. Awalnya kita tidak tahu dimana Museum tersebut, setelah kita nanya sama orang lain ternyata dapet juga informasinya. Setelah kita tau dimana Museum tersebut, kita langsung menuju ke Museum tersebut.

            Menurut kita Museum Bank Indonesia itu adalah Objek Wisata yang terdapat di kawasan Kota tua, Jakarta Utara, tepatnya di bagian depan stasiun Besar Kota atau disamping Museum Bank Mandiri. Tempat wisata ini terbilang cukup unik dan tentunya memberikan berbagai macam pengetahuan mengenai sejarah dari Bank Indonesia.

              Awal mulanya bangunan Objek Wisata Museum Bank Indonesia adalah sebuah rumah sakit umum yang bernama Binnen Hospital, hingga pada sekitar tahun 1828, bangunan ini dirubah fungsinya menjadi tempat penyimpanan uang atau bank dengan nama De Javashe Bank. Selama satu abad berlangsung, tepatnya pada tahun 1953 setelah 9 tahun kemerdekaan Republic Indonesia, bangunan ini ditetapkan sebagai Bank Sentral Indonesia atau dikenal sebagai Bank Indonesia. 

            Setelah 9 tahun kemudian pada tahun 1962, pemerintah Indonesia kemudian memindahkan Bank Indonesia ke lokasi baru dan lebih strategis sehingga tempat tersebut yang dahulu menjadi kosong tanpa digunakan untuk keperluan yang penting. Akhirnya pada tahun 2006 Gubenur Bank Indonesia, Burhanuddin Abdullah meresmikan bangunan kosong tersebut sebagai Meseum Bank Indonesia yang dapat diakses secara mudah oleh masyarakat umum.

            Jika anda perhatikan bangunan Museum Bank Indonesia akan terlihat sangat unik, tradisional dan kokoh berdiri dengan tegaknya. Area parkir yang tersedia ditempat ini pun cukup luas sekali sehingga mempermudah bagi para pengunjung untuk memakirkan kendaraan tanpa perlu berdesak-desakkan.


Inilah Photo-Photo kelompok kami ketika berada di Museum Bank Indonesia
Kelompok kami sebenarnya ada 4 orang, yang bernama Ahmad Shidqy Arrizky. dia tidak bisa ikut karena dia sedang sakit. Tapi kami mendoakan semoga temen kami ini cepat sembuh aminnn aminn...






















Minggu, 29 Mei 2016

Handphone

Perkembangan Handphone

Handphone atau biasa disebut Telepon Genggam atau yang sering dikenal dengan nama Ponsel merupakan perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa ke mana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel (nirkabel; wireless): (Wikipedia.org) Handphone
Selain itu, Pengertian Handphone dapat didefinisikan sebagai sebuah alat elektronik yang digunakan untuk telekomunikasi radio dua arah melalui jaringan seluler dari BTS yang dikenal sebagai situs sel. Ponsel berbeda dari telepon tanpa kabel, yang hanya menawarkan layanan telepon dalam jangkauan terbatas melalui stasiun pangkalan tunggal menempel pada garis tanah tetap, misalnya di dalam rumah atau kantor.
Sebuah ponsel memungkinkan pengguna untuk membuat dan menerima panggilan telepon dari dan ke jaringan telepon publik yang meliputi ponsel lain dan telepon fixed-line di seluruh dunia. Hal ini dilakukan dengan menghubungkan ke jaringan seluler milik operator jaringan mobile. Fitur utama dari jaringan selular adalah bahwa hal itu memungkinkan panggilan telepon mulus bahkan ketika pengguna sedang bergerak di sekitar wilayah yang luas melalui proses yang dikenal sebagai handoff atau handover.
Selain menjadi telepon, Ponsel modern juga mendukung layanan tambahan banyak, dan aksesoris, seperti SMS (atau teks) pesan, e-mail, akses Internet, game, Bluetooth dan inframerah komunikasi nirkabel jarak pendek, kamera, MMS messaging, Player radio, MP3 dan GPS. Ponsel Low-end sering disebut sebagai fitur ponsel, sedangkan ponsel high-end yang menawarkan kemampuan komputasi yang lebih maju yang disebut sebagai smartphone.
Telepon genggam pertama ditunjukkan oleh Dr Martin Cooper dari Motorola pada tahun 1973, menggunakan handset berat 2 kg (4.4 lb). Motorola merilis ponsel komersial pertama tersedia, DynaTAC 8000x pada tahun 1983. Pada tahun 1990 12,4 juta orang di seluruh dunia telah langganan selular. Pada akhir tahun 2009, kurang dari 20 tahun kemudian, jumlah pelanggan selular di seluruh dunia mencapai sekitar 4,6 miliar, 370 kali nomor 1990, menembus negara-negara berkembang.

Handphone Generasi 0

Sejarah penemuan telepon seluler tidak lepas dari perkembangan radio. Awal penemuan telepon seluler dimulai pada tahun 1921 ketika Departemen Kepolisian Detroit Michigan mencoba menggunakan telepon mobil satu arah. Kemudian, pada tahun 1928 Kepolisian Detroit mulai menggunakan radio komunikasi satu arah regular pada semua mobil patroli dengan frekuensi 2 MHz. pada perkembangan selanjutnya, radio komunikasi berkembang menjadi dua arah dengan ‘’frequency modulated ‘’(FM).
Tahun 1940, Galvin Manufactory Corporation (sekarang Motorola)mengembangkan portable Handie-talkie SCR536, yang berarti sebuah alat komunikasi di medan perang saat perang dunia II. Masa ini merupakan generasi 0 telepon seluler atau 0-G, dimana telepon seluler mulai diperkenalkan.
Setelah mengeluarkan SCR536,kemudian pada tahun 1943 Galvin Manufactory Corporation mengeluarkan kembali partable FM radio dua arah pertama yang diberi nama SCR300 dengan model backpack untuk tentara U.S. Alat ini memiliki berat sekitar 35 pon dan dapat bekerja secara efektif dalam jarak operasi 10 sampai 20 mil.
Sistem telepon seluler 0-G masih menggunakan sebuah sistem radio VHF untuk menghubungkan telepon secara langsung pada PSTN landline. Kelemahan sistem ini adalah masalah pada jaringan kongesti yang kemudian memunculkan usaha-usaha untuk mengganti sistem ini.
Generasi 0 diakhiri dengan penemuan konsep modern oleh insinyur-insinyur dari Bell Labs pada tahun 1947. Mereka menemukan konsep penggunaan telepon hexagonal sebagai dasar telepon seluler. Namun, konsep ini baru dikembangkan pada 1960-an.

Handphone Generasi I

Telepon genggam generasi pertama disebut juga 1G. 1-G merupakan telepon genggam pertama yang sebenarnya. Tahun 1973, Martin Cooper dari Motorola Corp menemukan telepon seluler pertama dan diperkenalkan kepada public pada 3 April 1973. Telepon seluler yang ditemukan oleh Cooper memiliki berat 30 ons atau sekitar 800 gram. Penemuan inilah yang telah mengubah dunia selamanya. Teknologi yang digunakan 1-G masih bersifat analog dan dikenal dengan istilah AMPS. AMPS menggunakan frekuensi antara 825 Mhz- 894 Mhz dan dioperasikan pada Band 800 Mhz. Karena bersifat analog, maka sistem yang digunakan masih bersifat regional. Salah satu kekurangan generasi 1-G adalah karena ukurannya yang terlalu besar untuk dipegang oleh tangan. Ukuran yang besar ini dikarenakan keperluan tenaga dan performa baterai yang kurang baik. Selain itu generasi 1-G masih memiliki masalah dengan mobilitas pengguna. Pada saat melakukan panggilan, mobilitas pengguna terbatas pada jangkauan area telpon genggam.

Handphone Generasi II

Generasi kedua atau 2-G muncul pada sekitar tahun 1990-an. 2G di Amerika sudah menggunakan teknologi CDMA, sedangkan di Eropa menggunakan teknologi GSM. GSM menggunakan frekuensi standar 900 Mhz dan frekuensi 1800 Mhz. Dengan frekuensi tersebut, GSM memiliki kapasitas pelanggan yang lebih besar. Pada generasi 2G sinyal analog sudah diganti dengan sinyal digital. Penggunaan sinyal digital memperlengkapi telepon genggam dengan pesan suara, panggilan tunggu, dan SMS. Telepon seluler pada generasi ini juga memiliki ukuran yang lebih kecil dan lebih ringan karena penggunaan teknologi chip digital. Ukuran yang lebih kecil juga dikarenakan kebutuhan tenaga baterai yang lebih kecil. Keunggulan dari generasi 2G adalah ukuran dan berat yang lebih kecil serta sinyal radio yang lebih rendah, sehingga mengurangi efek radiasi yang membayakan pengguna.

Handphone Generasi III

Generasi ini disebut juga 3G yang memungkinkan operator jaringan untuk memberi pengguna mereka jangkauan yang lebih luas, termasuk internet sebaik video call berteknologi tinggi. Dalam 3G terdapat 3 standar untuk dunia telekomunikasi yaitu Enhance Datarates for GSM Evolution (EDGE), Wideband-CDMA, dan CDMA 2000. Kelemahan dari generasi 3G ini adalah biaya yang relatif lebih tinggi, dan kurangnya cakupan jaringan karena masih barunya teknologi ini. Tapi yang menarik pada generasi ini adalah mulai dimasukkannya sistem operasi pada ponsel sehingga membuat fitur ponsel semakin lengkap bahkan mendekati fungsi PC. Sistem operasi yang digunakan antara lain Symbian, Android dan Windows Mobile

Handphone Generasi IV

Generasi ini disebut juga Fourth Generation (4G). 4G merupakan sistem ponsel yang menawarkan pendekatan baru dan solusi infrastruktur yang mengintegrasikan teknologi nirkabel yang telah ada termasuk wireless broadband (WiBro), 802.16e, CDMA, wireless LAN, Bluetooth, dan lain-lain. Sistem 4G berdasarkan heterogenitas jaringan IP yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan beragam sistem kapan saja dan di mana saja. 4G juga memberikan penggunanya kecepatan tinggi, volume tinggi, kualitas baik, jangkauan global, dan fleksibilitas untuk menjelajahi berbagai teknologi berbeda. Terakhir, 4G memberikan pelayanan pengiriman data cepat untuk mengakomodasi berbagai aplikasi multimedia seperti, video conferencing, online game, dan lain-lain.

Sejarah penemuan mobil

ARTIKEL SEJARAH PENEMUAN MOBIL dan PERKEMBANGANNYA

MOBIL berasal dari bahasa Yunani ‘autos’ (sendiri) dan Latin ‘movére’ (bergerak)) adalah kendaraan beroda empat atau lebih yang membawa mesin sendiri. Jenis mobil termasuk bus, van, truk. Pengoperasian mobil disebut menyetir.

Bila yang dimaksud mobil seperti sekarang ini, cukup sulit untuk menentukan siapa penemunya. Mobil sebenarnya terdiri dari ribuan komponen yang ditemukan dan dikembangkan secara bertahap. Meski demikian, bisa disebutkan bahwa Nicolaus J. Cugnot adalah orang pertama kali yang berhasil menluncurkan kendaraan berbadan besar, beroda tiga, dan bermesin uap. Kendaraan ini digunakan untuk menarik meriam pada tahun 1769.
Gambar ini adalah gambar dimana, kendaraan hasil ciptaan Nicolaus J. Cugnot sedang menabrak tembok. Dan kecelakaan ini tercatat sebagai kecelakaan mobil pertama di dunia

Setelah itu insinyur lain yang membuat kendaraan sejenis adalah William Murdock yang bekerja sama dengna James watt dari Inggris. mereka berhasil mengembangkan dan meluncurkan mesin bermesin uap pada 1784.



Richard Trevitchick juga berhasil membuat dan meluncurkan kendaraan bermesin uap. Pada 1830, kendaraan beroda enam ciptaan Sir Goldswarthy Gurnay mampu meluncur dengan kecepatan 25km/h. Hingga awal abad 20, berbagai kendaraan bermesin uap terus diciptakan meskipun mesin uap berbahaya karena sering kali meledak.

Sejak pertengahan abad ke-19, perancangan mobil berkembang secara pesat. pada tahun 1860, Jean Joseph E. Lenoir, dari Perancis, berhasil menciptakan mesin pembakaran dalam berbahan bakar campuran batu bara dan gas serta campuran udara atmosfer. Mesin ini bekerja tanpa kompresi, dimana campuran bahan bakar dan udara dimasukkan ke dalam silinder pada saat torak berada diseparuh langkah, kemudian dinyalakan dengan suatu pematik api (busi), sehingga tekanan gas dalam silinder naik mendorong torak sampai akhir langkahnya dan membuang gas hasil pembakaran keluar. Efisiensi mesin ini hanya 5% tetapi mampu menghasilkan daya sampai 6DK.
Kemudian pada 1885, Gottlieb Daimler dan Karl Benz berhasil menciptakan mobil bermesin pembakaran dalam. Meskipun tanpa kopling untuk memindahkan tenaga dari mesin ke roda sehingga menyulitkan saat berangkat, kendaraan ini merupakan model dasar bagi pengembang mobil-mobil berikutnya. Mesin pembakaran dalam segera di sukai karena tidak memiliki kemungkinan meledak, tidak memercikkan api di luar, tidak berasap tebal, dan tidak sebising mesin uap.



Gottlieb Daimler(kiri) dan karl Benz

Pada saat yang sama berkembang berbagai penemuan baru yang memperbaiki kinerja mesin lama. Pada tahun 1886, Nicolaus A. Otto dan Eagen Langen berhasil mengembangkan suatu mesin berbahan bakar bertekanan atmosfer dimasukkan kedalam silinder, dinyalakan dengan busi terjadi gas pembakaran yang bertekanan tinggi dan mampu mendorong torak untuk melakukan langkah ekspansi sampai membuang gas pembakaran tersebut. Efisiensi yang didapat oleh mesin ini adalah 11%. Mesin ciptaan Otto ini disebut mesin pembarkaran dalam 4 langkah dan dipatenkan pada 1876


Pada 1890 Charles E dan Frank Duryea dari AS berhasil menciptakan mobil bermesin bensin pertama. Pada 1898 Louis Renault menemukan batang penggerak sebagai ganti rantai yang selama ini dipakai untuk memindahkan tenaga mesin ke roda. Tiga tahun sebelumnya, Renault juga menciptakan mesin berpendingin air. Pada 1911, Cadillac Automobile Co., berhasil menciptakan starter listrik, pengapian listrik dengan kumparan dan aki sebagai ganti starter engkol. Pada tahun 1922, ban karet berisi udara sebagai pengganti ban mati atau ban engkel diperkenalkan pertama kali.

Mobil "Velo" Karl Benz (1894).

Paten mobil pertama di Amerika Serikat diberikan kepada Oliver Evans pada 1789; pada 1804 Evans mendemonstrasikan mobil pertamanya, yang bukan hanya mobil pertama di AS tapi juga merupakan kendaraan amfibi pertama, yang kendaraan tenaga-uapnya sanggup jalan di darat menggunakan roda dan di air menggunakan roda padel.
Umumnya mobil pertama mesin pembakaran dalam yang menggunakan bensin dibuat hampir bersamaan pada 1886 oleh penemu Jerman yang bekerja secara terpisah. Carl Benz pada 3 Juli 1886 di Mannheim, dan Gottlieb Daimler dan Wilhelm Maybach di Stuttgart.
Pada 5 November 1895, George B. Selden diberikan paten AS untuk mesin mobil dua tak. Paten ini memberi dampak negatif pada perkembangan industri mobil di AS. Penerobosan spektakuler dilakukan oleh Berta Benz pada 1888. Mesin-uap, listrik, dan bensin bersaing untuk beberapa dekade, dengan mesin bensin pembakaran dalam meraih dominasi pada 1910-an.
Garis-produksi skala besar pembuatan mobil harga terjangkau dilakukan oleh Oldsmobil pada 1902, dan kemudian dikembangkan besar-besaran oleh Henry Ford pada 1910-an. Dalam periode dari 1900 ke pertengahan 1920-an perkembangan teknologi otomotif sangat cepat, disebabkan oleh jumlah besar (ratusan) pembuat mobil kecil yang semuanya bersaing untuk meraih perhatian dunia.
Pengembangan utama termasuk penyalaan elektronik dan self-starter elektronik (keduanya oleh Charles Kettering, untuk Perusahaan mobil Cadillac di tahun 1910-1911), suspensi independen, dan rem empat ban.


Ford Model T adalah salah satu mobil pertama yang harganya terjangkau konsumen (1927).

Pada tahun 1930-an, kebanyakan teknologi dalam permobilan sudah diciptakan, walaupun sering diciptakan kembali di kemudian hari dan diberikan kredit ke orang lain. Misalnya, pengemudian roda-depan diciptakan kembali oleh Andre Citroën dalam peluncuran Traction Avant pada 1934, meskipun teknologi ini sudah muncul beberapa tahun sebelumnya dalam mobil yang dibuat oleh Alvis dan Cord, dan di dalam mobil balap oleh Miller (dan mungkin telah muncul pada awal 1897).
Setelah 1930, jumlah produsen mobil berkurang drastis berpasan dengan industri saling bergabung dan matang. Sejak 1960, jumlah produsen hampir tetap, dan inovasi berkurang. Dalam banyak hal, teknologi baru hanya perbaikan dari teknologi sebelumnya. Dengam pengecualian dalam penemuan manajemen mesin, yang masuk pasaran pada 1960-an, ketika barang-barang elektronik menjadi cukup murah untuk produksi massal dan cukup kuat untuk menangani lingkungan yang kasar pada mobil. Dikembangkan oleh Bosch, alat elektronik ini dapat membuat buangan mobil berkurang secara drastis sambil meningkatkan efisiensi dan tenaga.

penampakan mobil mobil ++

mobil pertama

avanza

ferarri

Puisi

"Puisi Satu Hati"

Sungguh indah tali persahabatan ini,
Seperti jalinan warna dalam indahnya pelangi,

Bunga - bunga pun menyanyikan melodi,
Menyemarakan suasana ini.

Canda tawa mengiringi kisah kita,
Badai topan kita terjang bersama,
Bersatu hati melangkah bergandengan tangan,
Berjalan bersama satu visi.

Mari sobat!,
Melangkahlah bersama - sama,
Satukan hati dan pikiran,
Menjalankan misi kita,
Membangun dunia baru.

Penuh cinta dan kasih,
Hingga semakin banyak jiwa,
Boleh mengalami kasih-nya,
Yang memulihkan dan memperbaruhi.

Jadilah seperti lilin-lilin kecil,
Yang menyala terang menerangi dunia walaupun kecil,
Sahabat, kehadiranmu sungguh berarti,
Tuk menerangi hati yang gelap gulita,
Tenggelam oleh arus zaman.

Teruslah menyala ...,
Hangatkanlah dunia ...,
Dengan terangmu, oh sahabatku ...

Sejarah Sirkuit Sentul

Sirkuit Sentul

 
Sejarah di dirikan nya Sirkuit Sentul Usaha dalam membangun sirkuit Formula Satu kedua di Asia setelah Jepang adalah di Indonesia, sekitar lima belas tahun yang lalu ketika Hutomo Mandala Putra - putra presiden Republik Indonesia kala itu H.M. Soeharto - mempelopori pembangunan sebuah sirkuit di Sentul.
Dengan panjang 4,12 kilometer, Sirkuit International Sentul diharapkan dapat menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara penyelenggara Formula Satu, hingga akhirnya pada tahun 1997, krisis moneter di Asia menyebabkan hal tersebut menjadi tidak mungkin dilaksanakan. Rampung pada tahun 1994, fasilitas yang ada kini telah sedikit tertinggal oleh perkembangan zaman, hingga menyebabkan ia tidak cocok untuk menyelenggarakan ajang yang super cepat sekelas Formula Satu.
Namun, sirkuit ini tetap cocok bagi pembalap untuk berkompetisi di ajang Asian Formula 3 Super Series. Setelah diadakan beberapa perbaikan di beberapa bagian sirkuit untuk mencapai standar yang ditetapkan FIA untuk menyelenggarakan balapan seperti A1 Grand Prix, yaitu tingkat 2 (tingkat 1 adalah standar untuk menyelenggarakan balapan sekelas F1) maka sirkuit sentul akhirnya dapat menyelenggarakan A1 Grand Prix selama dua musim (2005-06 dan 2006-07).

Awal Sirkuit Sentul Internasional adalah "gila" dari penggemar otomotif yang berdedikasi profesi mereka, untuk menjadi profesional di dunia otomotif. Bakat dan potensi menjadi mentah tanpa fasilitas pendukung yang mendistribusikan. Facilties anaknya, di waktu itu jelas bahwa dunia otomotif di Indonesia kekurangan dalam fasilitas yang mengasah bakat untuk mendorong prestasi dalam menerima. Dalam sebuah negara besar ini hanya ada satu sirkuit, di Sirkuit Ancol. Bahkan yang tidak sesuai digunakan untuk membuat acara internasional. Oleh karena itu, nasional racers hanya bersaing dengan satu sama lain. Prestasi mereka tidak optimal mendorong. Oleh karena itu, ketika Sirkuit Ancol harus dibongkar karena tidak sesuai lagi dengan DKI Jakarta Master Plan, mimpi membangun sirkuit yang memenuhi peraturan FIA yang muncul. Pilihan jatuh ke daerah diukur 78 hektar di Desa Sentul. Yang dari sini nama Sirkuit Sentul telah diperoleh. Proyek pengembangan Sirkuit Sentul yang dimulai pada akhir Januari 1992. Desain dan konstruksi yang diawasi oleh Komisi Keselamatan FIA (Fédération Internationale de l'Automobile). Bahkan John Corsmit sendiri, yang FIA kepala keamanan selama periode tersebut, telah terlibat langsung dalam pengawasan proyek besar. Nya adalah penting dalam mencapai judul "Sirkuit Internasional", sebuah peraturan mutlak untuk dapat terus prestisius internasional balap acara, seperti GP 500 dan Formula 1. Langkah demi langkah, mimpi menjadi lebih dekat dengan kenyataan. Sirkuit Sentul lunak Membuka dilaksanakan pada Desember 6 th, 1992. Sirkuit Sentul Grand Opening berlangsung pada 22 Agustus 1993, dan kehormatan dengan Grand Prix Indonesia'93, dengan acara utama Brabham Formula Race. Sirkuit Sentul juga mengembangkan kawasan dengan bangunan Sirkuit Karting arena di sisi utara, dan ini juga Sirkuit karting telah kompetisi untuk tingkat nasional maupun daerah ini adalah salah satu sejarah berdirinya sirkuit sentul...

Data sirkuit

Sirkuit Sentul 1994
Panjang lintasan: 4,12 km (2,56 mil)
Lebar lintasan: 15 m
Lintasan lurus terpanjang: 900 m
Lisensi sirkuit FIA tingkat 2.
50 garasi pit
2 tribun duduk tertutup
Fasilitas
Lintasan Grand Prix (ilustrasi kanan atas)
Motocross, Autocross dan Sirkuit Go-Kart (ilustrasi kanan atas)
Hotel internasional bintang tiga
Bungalow
Lapangan golf internasional
Restoran
Pusat rekreasiPaddock Scrutineering Grha Istirahat Pembalap Grha Perlengkapan
S P B U Landasan Helikopter P M K Pusat Kesehatan
Menara Kontrol Room Media & Press Center Lahan Parkir VIP Main Stand
Sub Stand Victory Tower Gerbang Utama Gerbang Samping
Lahan Parkir Water Storage Pos Penjagaan Sungai Cigede
Pembangkit Listrik Hospitality Suites Cottage

Pantun



Pantun
v  Pantun Nasihat
     Di tepi kali saya menyinggah
     Menghilang penat menahan jerat
     Orang tua jangan disanggah
     Agar selamat dunia akhirat

v  Pantun Muda
    Walaupun enak makan dengan bakwan
    Lebih enak makan dengan tahu
    Walaupun enak jalan dengan teman
    Lebih enak jalan dengan kamu

v  Pantun Jenaka
    Pohon mangis di tepi rawa
    Tempat nenek tidur beradu
    Sedang menangis nenek tertawa
    Melihat kakek bermain gundu

v  Pantun Teka – Teki
    Burung nuri burung dara
    Taman pesisir taman kayangan
    Cobalah cari wahai saudara
    Makin diisi makin ringan

v  Pantun Agama
    Banyak bulan perkara bulan
    Tidak semulia bulan puasa
    Banyak tuhan perkara tuhan
    Tidak semulia Allah Yang Esa

v  Pantun Adat
    Pohon nangka berbuah lebat
    Bilalah masak harum juga
    Berumpun pusaka berupa adat
    Daerah berluhak alam beraja

   Pantun Dagang
    orang padang mandi di gurun
    mandi berlimau bunga lada
    hari petang matahari turun
    dagang berlinang air mata

v  Pantun Anak
    Di sana gunung di sini gunung
    Di tengah-tengah gunung Rajabasa
    Ke sana bingung ke situ bingung
    Lebih baik ke sekolah saja

v  Pantun Kepahlawanan
    Kalau orang menjaring ungka
    Rebung seiris akan pengukusnya
    Kalau arang tercorong kemuka
    Ujung keris akan penghapusnya

by: Ahmad Shidqi A

Artikel Sejarah Komputer

Sejarah Komputer

Disiplin Ilmu Komputer sudah muncul sejak era tahun 1940, seiring dengan berpadunya teori algoritma dan logika matematika, serta ditemukannya komputer elektronik dengan kemampuan penyimpanan program. Adalah Alan Turing dan Kurt Godel, yang pada tahun 1930-an berhasil memadukan algoritma, logika, dan penghitungan matematika serta merealisasikannya dalam sebuah alat atau rule system. Prinsip algoritma yang digunakan adalah dari Ada Lovelace, yang dikembangkan 60 tahun sebelumnya.
Penemu algoritma sendiri yang tercatat dalam sejarah awal adalah dari seorang yang bernama Abu Abdullah Muhammad Ibn Musa al Khwarizmi. Al Khwarizmi adalah seorang ahli matematika dari Uzbekistan yang hidup di masa tahun 770-840 masehi. Di literatur barat ia lebih terkenal dengan sebutan Algorizm. Kata algoritma sendiri berasal dari sebutannya ini. Sedangkan komputer analog diciptakan oleh Vannevar Bush pada tahun 1920, dan disusul dengan komputer elektronik yang dikembangkan oleh Howard Aiken dan Konrad Zuse tahun 1930.
Kemudian John Von Neumann mendemonstrasikan salah satu karya fenomenalnya pada tahun 1945, yaitu sebuah arsitektur komputer yang disebut “von Neumann machine”, dimana program disimpan di memori. Arsitektur komputer inilah yang kemudian digunakan oleh komputer modern sampai sekarang.
Tahun 1960 adalah babak baru dimulainya formalisasi Ilmu Komputer. Jurusan Ilmu Komputer pada universitas-universitas mulai marak dibangun. Disiplin ilmu baru ini kemudian terkenal dengan sebutan Ilmu Komputer (Computer Science), Teknik Komputer (Computer Engineering), Komputing (Computing), atau Informatika (Informatics).

Definisi

Seiring dengan perkembangan Ilmu Komputer, dewasa ini banyak sekali peneliti yang mencoba membuat kajian dan melakukan pendefinisian terhadap Ilmu Komputer. Bagaimanapun juga, dasar Ilmu Komputer adalah matematika dan engineering (teknik). Matematika menyumbangkan metode analisa, dan engineering menyumbangkan metode desain pada bidang ini.
CSAB [3] (Computing Sciences Accreditation Board, http://www.csab.org) membuat definisi menarik tentang Ilmu Komputer:
Ilmu Komputer adalah ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan komputer dan komputasi. Di dalamnya terdapat teoritika, eksperimen, dan pendesainan komponen, serta termasuk didalamnya hal-hal yang berhubungan dengan:
  1. Teori-teori untuk memahami komputer device, program, dan sistem
  2. Eksperimen untuk pengembangan dan pengetesan konsep
  3. Metodologi desain, algoritma, dan tool untuk merealisasikannya
  4. Metode analisa untuk melakukan pembuktian bahwa realisasi sudah sesuai dengan requirement yang diminta
Beberapa definisi lain yang lebih abstrak adalah:
Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang representasi pengatahuan (knowledge representation) dan implementasinya.
ataupun definisi
Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang abstraksi dan bagaimana mengendalikan kekompleksan.

Denning mendefinisikan Ilmu Komputer dalam makalahnya yang cukup terkenal tentang disiplin ilmu komputer [1]. Makalah ini adalah laporan akhir dari proyek dan task force tentang the Core of Computer Science yang dibentuk oleh dua society ilmiah terbesar bidang komputer, yaitu ACM [4] (http://acm.org) dan IEEE Computer Society [5] (http://computer.org).
Ilmu Komputer adalah studi sistematik tentang proses algoritmik yang mengjelaskan dan mentrasformasikan informasi: baik itu berhubungan dengan teori-teori, analisa, desain, efisiensi, implementasi, ataupun aplikasi-aplikasi yang ada padanya. Pertanyaan mendasar berhubungan dengan Ilmu Komputer adalah, “Apa yang bisa diotomatisasikan secara efisien”.
Kita bisa simpulkan dari persamaan pemakaian terminologi dan hakekat makna dalam definisi yang digunakan para peneliti diatas, bahwa:
Ilmu Komputer adalah ilmu pengetahuan yang berisi tentang teori, metodologi, desain dan implementasi, berhubungan dengan komputasi, komputer, dan algoritmanya dalam perspektif perangkat lunak (software) maupun perangkat keras (hardware).

Persepsi Yang Salah Tentang Ilmu Komputer

Beberapa persepsi yang salah kaprah tentang Ilmu Komputer bisa kita rangkumkan seperti dibawah:
  • Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang komputer. Ilmu Komputer bukanlah ilmu yang hanya mempelajari tentang komputer, seperti juga ilmu astronomi yang bukan ilmu tentang teleskop, atau ilmu biologi adalah juga bukan ilmu yang hanya mempelajari tentang mikroskop. Komputer, teleskop dan mikroskop adalah alat dari ilmu, dan bukan ilmu itu sendiri.
  • Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana menulis program komputer.
  • Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang pengunaan aplikasi-aplikasi komputer.